Archive for ‘Working Life’

July 13, 2013

Cuti-Cuti

Sudah setahun lebih ini saya merantau dan tinggal jauh dari orang tua. Hanya beberapa bulan sekali saja saya baru bisa pulang ke rumah. Dari kecil sampai lulus kuliah saya tidak pernah jauh dari orang tua, begitu lulus malah harus merantau jauh. Pulau Jawa saja paling jauh sampai Solo. Pulau tetangga yang pernah saya datangi Pulau Sumatera, itu pun hanya sampai Lampung.. kekekeke

Ceritanya saya dapat kesempatan mencari sesuap nasi dan segenggam berlian (eheeem) di pulau paling timur Indonesia. Perusahaan Amerika yang mengolah batu yang tampak tidak berharga menjadi bijih tembaga dan emas. Di dalam kontrak saya disebutkan saya mendapatkan jatah cuti 34 hari kerja selama setahun. Setahun telah berlalu, jatah cuti sudah habis dan jatah cuti yang baru akan segera saya habiskan lagi.. hahaha

Tahun ini saya dapat cuti waktu lebaran. Akhirnyaaaa…. Saya bisa lebaran bareng keluarga, saudara2 dan teman2 dekat. Tapi, menunggu waktu cuti tiba itu rasanya lamaaaaaaa sekali… Saya perhatikan ada hal2 yang akan saya lakukan kalau waktu cuti sudah dekat, antara lain:

1. Lebih rajin kerja

Kenapa saya jadi lebih rajin kerja? Karena dengan bekerja waktu tidak berasa dan berlalu lebih cepat. Tahu2 besok sudah hari H cuti. Yeaaah

2. Lebih sering lihat kalender

Yup. Inilah aktivitas favorit di sela-sela bekerja. Nyoret-nyoret tanggalan dan menghitung-hitung hari cuti.

3. Nyanyi lagu yang liriknya mengandung kata “Pulang”

Saking butuhnya cuti, alam bawah sadar pun ikut-ikutan mengingatkan kita untuk pulang. Ini juga yang menjadi alasan kenapa insiden banyak terjadi pada orang-orang yang akan cuti atau balik dari cuti. Pikiran sudah tidak fokus pada pekerja, tapi pada pulaaang dan rencana-rencana yang akan dikerjakan selama cuti.

4. Lama-lama di Shopping

Shopping adalah nama tempat belanja di tempat saya tinggal saat ini. Saya biasanya suka keliling dan benar-benar memperhatikan produk yang di display di tiap rak yang ada. Kalau ada yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh maka akan langsung saya beli untuk oleh-oleh. Biasanya saya suka beli barang-barang atau produk yang unik. Misalnya tahun lalu saya membeli cokelat yang bentuknya katak dan permen yupi yang bentuknya macam-macam.

5. Ganti sprei yang paling jelek dan selimut bulu

Yup, karena kasur bakal ditinggal dalam waktu yang cukup lama, selimut dan sprei saya ganti ke yang mode default ketika dikasih. Kalau ada teman yang mau tidur di kasur kita, kan yang dia pakai milik perusahaan, bukan milik pribadi saya. Hahaha

Pikiran boleh ke rumah, tetapi dalam bekerja keselamatan bekerja tetap harus yang paling utama. Jadi mau tidak mau harus tetap fokus dalam bekerja. Cepat atau lambat, waktu juga akan berlalu dan hari yang dinantikan akan tiba juga.

Salam cuti.

IMG00670-20120617-0504

 

 

Advertisements