Metal ’08 on Vacation-Bandung-221211

Well,after being planned for months, Keluarga Metal 08 akhirnya pergi ekskursi!! (applause)

Ekskursi dilaksanakan 3 hari kerja yang mengharuskan kami untuk izin beberapa mata kuliah di ke-3 hari tersebut. Kami berangkat dari kampus hari Selasa, 22 Februari 2011 jam 6.46 dengan tujuan PT. DI dan MIDC. Mengapa dibagi 2?? Karena PT. DI hanya menerima tamu tidak lebih dari 50 orang dan letak DI dengan MIDC tidak terlalu jauh. Dengan melakukan pengundian,ke-50 orang yang berhak ke PT. DI pun terpilih, saya salah satunya.

Perjalanan dari Depok sampai DI menghabiskan waktu sekitar 2 jam-an. Begitu tiba di PT. DI kami langsung masuk ke semacam anjungan ke tempat display pesawat yang pernah diciptakan oleh PT. DI. Disana ada sedikit sambutan dari pihat DI dan pihak kampus yang diwakili oleh mahasiswa S2 yang gahol bernama Kak Uti. Setelah sambutan la la la selesai,kami langsung diajak keliling workshopnya, ke area Metal Forming yang mengerjakan pembentukan logam Al alloys dan komposit, lalu ke bagian (bisa dibilang) heat and surface treatment (entah ada heat-nya atau tidak, saya lupa hehe), lalu ke bagian CN250, dan ke area pembuatan helikopter. Jujur dibagian helikopter sudah nggak fokus dengerin kata protokolernya, saya sudah kelelahan. Oiya, kami juga sempat melihat pesawat dari sebuah maskapai penerbangan komersial dari luar yang murah meriah terbang di Bandara Husnie Sastranegara (lokasi bandara di sebelah pabrik). Selesai melihat-lihat kami diajak kembali ke anjungan, disana kami dijelaskan tentang si fenomenal N250. Mengapa fenomenal?? Pesawat ini (kalau tidak salah) satu-satunya yang saat itu menggunakan teknologi mesin jet dan saat terbang perdana sangat mulus baik saat take off dan land in serta banyak negara yang kagun karena itu buatan anak negeri Indonesia setelah 50 tahun merdeka dan langsung mendapat pesanan 100 unit untuk dipergunakan di Alabama, Amerika Serikat. Namun karena masalah sertifikasi yang membutuhkan dana besar (sekitar US$ 100 juta) dan disaat krismon ’97-’98, pemerintah tak ada biaya, pengajuan dana pinjaman IMF disetujui namun ada 1 klausul perjanjian yang mengatakan dana pinjaman tidak boleh mengalir ke industri penerbangan Indonesia. Inilah kehancuran proyek N250, terlalu cepat berhasil dan terlalu cepat collapse. Tulisan ini bukan berarti saya mendukung atau membenci Amerika, harap dianggap netral. Hehe…. Okay, selesai ngomongin bokep (baca: omongan serius) tapi foto-foto sama pesawat fenomenal ini gak boleh dilupain.

Selesai foto-foto, kami langsung pamitan dan pergi meninggalkan DI menuju masjid untuk ishoma, namun karena 1 misscom panitia kami langsung menuju villa Setiabudi (dekat UPI) dan makan disana.

Saya sebenarnya sangat ingin berenang begitu melihat kolam renang, serasa ada suara-suara yang menarik saya untuk segera menceburkan diri ke kolam, tapi saya memilih untuk istirahat dikamar, biar flu la la la saya sembuh.

Selesai mandi, jalan-jalan sebentar di sekitar villa mencari camilan siomay, kembali ke villa solat magrib, jam 7 kami makan bersama. Acara dilanjutkan dengan senang-senang, ada joget balon, ada sharing-sharing, lalu pembacaan pemenang polling, dan acara bebas karokean. Tapi kami sudah banyak yang tumbang dan akhirnya pergi ke kamar, termasuk saya. Hehe

Sebelum tidur saya, sisca, dan roma sempat ngobrol sebentar dan berjanji mau berenang pagi-pagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: