Archive for November, 2010

November 3, 2010

Audisi SuperDeal

Angkatan gw yang solid, tangguh dan tanggung jawab (apa sih??) mau adain acara ekskursi. Renacanya mau ke PT. Krakatau Steel di Cilegon lanjut ke Gresik lalu mampir di Jogja jalan-jalan kemudian ke Bandung dan kembali ke Depok. Dana yang dibutuhkan memang cukup besar, oleh karena itu kami satu angkatan membentuk tim danus dan sponsor untuk mengurangi beban biaya yang dikenakan perorangan.

Rezeki pun datang. Jumat, 29 Oktober 2010, saya dapat SMS dari teman yang mengajak saya ikut serta audisi acara SuperDeal 2 Milyar yang ditayangkan di ANTV. Saya pun langsung mengiyakan dan mengajak beberapa teman yang lain yang mungkin bisa. Kami akan audisi hari Minggu, 31 Oktober 2010 di Wisma Bayu Aji (daerah Blok M) jam 3 sore.

Menurut teman yang sudah pernah ikutan audisi ini sebelumnya, kami hanya perlu menyiapkan yel-yel yang gokil dan yang penting gak ada tuh yang namanya jaim. Untuk kostum gak masalah, pakai baju biasa-biasa saja karena masih audisi. Saya berangkat dari rumah dengan pakaian biasa-biasa saja dan dengan pikiran saya hanya akan mengikuti gerakan dan menghapal yel yang akan kami tunjukan ke juri. Saya bersama 2 orang teman yang lain tiba di lokasi pukul 11.00 karena mau latihan yel-yel.

Begitu sampai di lokasi, saya dan beberapa teman saya yang sudah datang langsung jiper. Kenapa?? Karena di dalam wisma peserta audisi tidak memakai kostum yang biasa-biasa saja. Mereka sangat total menyiapkan kostum, property dan yel yang akan ditampilkan. Ditambah lagi ketika tahu kami bahkan belum punya yel-yel. Langsung saja pikiran untuk membatalkan audisi ini dan pulang ke rumah masing-masing muncul dalam benak (sumpah pikiran pecundang abis…. !!). Dan karena kami ini solid, tangguh dan tanggung jawab, kami pun nekat tetap ikut audisi.

Waktu untuk membuat yel dari jam 12.00-14.45. Hasilnya seperti hanya membuang-buang waktu. Tetapi 15 menit menjelang jam 3 sore, kami bekerja dengan efektif dan efisien. Yel dan gerakan fixed dalam waktu 15 menit itu. Membuktikan kami ini deadliner sejati!!! Hahahaha… Tepat jam 3 sore kami daftar ulang, lalu menunggu dipanggil. Tidak berapa lama, tibalah saat kami untuk menunjukan yel dan gerakan super heboh kami. Oiya, nama tim kami adalah SUPER ALLOY. Tapi orang audisinya menyebutnya SUPER ALLAY. :-&

Yel Kami:

Let’s start… SUPER ALLOY… Kami tim SUPER ALLOY Oooo… Super deal 2 milyar Oooo… Bersama-sama wujudkan satu cita dapatkan 2 milyar Ooooo… Ayolah kita bersuka ria bersama-sama..sama..sama..sama.. Auuuuuuuu!!! (lady gaga)

Gila-gilaan bersama SUPER ALLOY… Gila-gilaan Super deal 2 milyar… Gila-gilaan diakhir pekan… Gila-gilaan berburu 2 milyar… (gila-gilaan-changcuters)

Super Deal!!! Dua!! Milyar milyar milyar!!! (yel jurusan)

Setelah yel kami tunjukan juri-juri pun hanya bengong. Tidak tahu apa yang ada di benak mereka. Harapan kami 1-2 minggu ke depan dapat telepon panggilan ikut syuting. Amiiiiiiiiiiin…

Ini dia foto full team dan additional yang mensupport kami…

November 2, 2010

DT!! Part 4

Ini modul terakhir praktikum DT, yaitu uji keausan. Pengujian ini tidak ada standar internasional semacam ASTM (American Standard of Testing Material). Standar yang biasa digunakan adalah standar yang tertera di mesin yang digunakan, so beda mesin berarti beda standar. Mengapa bisa demikian? Karena keausan bukan merupakan sifat dasar meterial tetapi merupakan bentuk respon material terhadap lingkungan khusunya pada kontak permukaan. Peinsip pengujian keausan yang dilakukan adalah dengan menggesek benda uji dengan revolving disc pada mesin uji Ogoshi. Mekanisme pelepasan material yang terjadi adalah mekanisme abrasi. Hasil dari pengujian ini adalah berupa  celah cekungan yang lebar celahnya diukur untuk mengetahui berapa volume material yang terabrasi (W) dan laju ausnya (V).

Dimana B adalah tebal revolving disc, b adalah lebar celah material yang terabrasi, r jari-jari cincin, x adalah jarak luncur. Berikut ini skema pengujian Ogoshi.

 

Skema pengujian dengan Ogoshi

 

 

 

 

Sebelum dilakukan pengujian, benda uji diamplas terlebih dahulu untuk membersihkan permukaan dari lapisan-lapisan oksida, gas dan uap air yang terserap, serta lapisan akibat proses machining (Beilby layer).

Setelah benda uji diamplas dan didapatkan permukaan material yang halus dan rata pengujian dengan mesin Ogoshi dilakukan. Pengujan dilakukan pada temperatur ruang. Beban revolving disc yang diberikan sebesar 2,11 kg, diameter 30 mm dan tebal 3 mm. Beban meluncur dengan jarak lucur 600 m dan kecepatan 1,97 mm/s. Dari pengujian ini akan dianalisa tentang pengaruh variabel kecepatan dengan laju aus dengan kelompok-kelompok satu gelombang serta pengaruh beban terhadap laju aus dengan kelompok-kelompok berbeda gelombang.

Benda uji diletakkan di tempat meletakkan benda uji lalu dikunci agar benda tidak bergerak selama pengujian dilakukan dan mendapat pembebanan yang konstan. Beban dan kecepatan diatur lalu mesin pengujian dinyalakan. Pengujian berlangsung selama kurang lebih 5 menit. Setiap sampel dilakukan 3 kali pengujian.

Setelah mendapatkan hasil pengujian berupa ceah-celah, praktikan melakukan pengukuran celah dengan measuring microscope. Dari sini akan diketahui berapa nilai lebar celah yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan volume abrasi dan laju aus.

 

 

November 2, 2010

DT!!! Part 3

setelah uji tarik dan uji kekerasan, praktikum yang dilakukan selanjutnya adalah uji impak. Pengujian impak dilakukan dengan memberikan beban kejut pada suatu material. Pembebanan kejut dapat diberikan pada benda uji yang temperaturnya berbeda-beda maupun pada temperatur yang tetap. Ada dua metode dalam pengujian impak, yaitu metode Charpy dan metode Izod. Perbedaan dari metode Charpy dan Izod terletak pada besar ukuran sampel, posisi takik, arah pembebanan, dan peletakan sampel. Metode Charpy menggunakan sampel berukuran 10x10x55(mm), posisi takik berada ditengah-tengah, arah pembebanan dari belakang takik dan sampel tidak dijepit. Sedangkan metode Izod menggunakan sampel berukuran 10x10x75 (mm), posisi takik 28 mm dari salah satu ujung sampel, arah pembebanan dari depan takik dan sampel dijepit.

a)   b)      c)    

Letak benda uji a) metode Charpy, b) metode Izod. c) Skema pengujian impak

read more »