Archive for August, 2010

August 21, 2010

Belajar Oke! Online Oke!

Mau bagi sedikit tips belajar. Kebetulan ini saya lakukan saat ujian akhir semester baru-baru ini. Saya sudah terlanjur kecanduan berlama-lama di depan laptop, online.

Waktu itu mau ujian mata kuliah yang banyak hapalannya dan harus benar-benar mengerti apa yang dipelajari. Jadi saya mencoba menulis rangkuman di secarik kertas. Kalau cuma baca begitu saja dari catatan kecil itu saya biasanya suka lupa dikeesokan harinya dan pemahaman yang saya dapat juga biasanya masih dangkal.

Akhirnya saya menemukan ide. Ide pertama saya adalah menulis review saya langsung di blog, sekalian membaca lagi, mengingat lagi, dan mencoba memahami lagi. Tetapi saya kurang suka karena sulit mendapatkan comment berupa pertanyaan saat itu juga dan pengunjung blog saya sedikit. Sangat sedikit…

Kemudian munculah ide kedua yaitu mencoba share judul yang saya pelajari di satu site jejaring sosial, bukan facebook dan bukan juga twitter, tetapi Plurk. Saya pilih plurk karena tampilannya yang berupa timeline tidak semua orang bisa membaca isi responnya, jadi kemungkinan adanya respon pengganggu kecil.

Mula-mula saya buat satu status, terserah bisa apa saja mau berhubungan atau tidak, lalu saya merespon sendiri status tersebut dengan poin-poin penting beserta penjelasannya yang harus saya ketahui. Syukur-syukur ada yang merespon status saya dan mengajukan pertanyaan terkait, bisa segera kita jawab pertanyaan itu. Ya..  sekalian mengajari orang kan. So, kita makin paham deh sama ilmunya. (lol)

Selamat mencoba!!

August 21, 2010

Hikmah dari motor mogok…

Sesuatu yang menyenangkan terkadang datang tanpa diduga-duga. Hal menyenangkan ini bisa jadi salah satu wujud hikmah dari kesulitan yang kita alami. Seperti yang saya alami sore tadi.

Di suatu hari Sabtu di liburan kuliah saya yang panjang, saya harus ke kampus memperkenalkan ikatan lembaga jurusan saya ke mahasiswa baru serta menjadi pemandu tourlab di jurusan. Setelah acara keliling selesai saya pun ditunjuk untuk menjadi mentor dadakan yang akan memandu game untuk mahasiswa baru.

Singkat cerita pukul 5.00 saya pulang dari kampus dengan sepeda motor tua yang biasa saya gunakan untuk berkendara ke kampus. Menjelang waktu berbuka puasa, jalanan tiba-tiba macet dimana-mana. Saya pun berusaha menerobos kemacetan agar bisa berbuka puasa di rumah. Tetapi, kira-kira 3/4 perjalanan pulang, motor saya tiba-tiba mogok. Saya pinggirkan mogok. Pikiran pertama yang terlintas ‘Ah… mungkin kehabisan bensin’. Saya cek tangki bensin, tapi isinya masih 1/3 tangki. Pikiran kedua saya adalah ‘Ah… mungkin busi-nya’. Saya buka dan saya cek, ternyata businya masih baik-baik saja. Lalu saya mulai memikirkan tentang karburator yang kotor, tetapi seingat saya baru dua hari yang lalu motor di servis. Saya benar-benar bingung mau bagaimana. Mau dibawa ke bengkel motor, tetapi bengkel-bengkel motor terdekat sudah tutup karena mau buka puasa. Sampai akhirnya ada dua orang mas-mas menolong, lalu entah diapakan motor saya bisa dinyalakan tetapi jalannya masih ndut ndutan.

Saya sengaja memilih jalan pulang melewati rumah teman saya satu TK, SMP dan SMA. Kalau seandainya saya bermaksud mau menitipkan motor saya di rumahnya lalu pulang ke rumah naik ojek. Tidak jauh dari rumahnya benar saja motor saya mogok lagi, tidak begitu jauh saya menuntun motor ke rumah teman saya ini.  Sampai di depan rumahnya, saya bermaksud meneleponnya terlebih dahulu. Tetapi malang, batere HP saya abis. HP saya mati.

Saya tidak punya pilihan, sebentar lagi maghrib, saya harus menitipkan motor saya. Setelah mengucapkan salam beberapa kali, ibu teman saya keluar. Teman saya rupanya sedang pergi, beliau kira saya hendak menjemput teman saya untuk pergi bareng. Setelah saya jelaskan maksud kedatangan saya, beliau pun mempersilahkan saya memasukan motor ke halaman rumahnya. Azan berkumandang. Saya dipersilahkan masuk untuk membatalkan puasa terlebih dahulu.

Selama berbuka, Ibu teman saya ini tidak henti-hentinya menyuruh saya makan nasi, tetapi karena memang tidak biasa makan berat ketika berbuka, saya pun menolaknya. Setelah sholat maghrib, saya bermaksud izin pulang. Tetapi Ibu teman saya tiba-tiba keluar dari dapur membawa makanan makan malam. Beliau melarang saya pulang sebelum makan. Mau tidak mau saya makan. Makan selesai ketika azan Isya berkumandang. Saya diajak sholat tarawih bersama dulu. Saya merasa posisi saya di rumah teman saya ketika itu seolah menggantikan teman saya yang sedang pergi.

Jam 8 sholat tarawih selesai, hujan deras turun. Tadinya saya mau pulang naik ojek, tetapi saya malah diantar adik teman saya sampai depan rumah dengan selamat.

Selama perjalanan pulang saya mencoba flashback. Dari pagi sampai selesai urusan di kampus segalanya berjalan normal, biasa saja, tidak terlalu menarik. Tetapi begitu di jalan pulang, saya mendapat kemalangan dengan mogoknya motor di saat yang tidak tepat. Tetapi justru dengan peristiwa mogoknya motor ini saya bisa menjalin silaturahmi lagi dengan teman saya, bahkan dengan keluarganya juga. Selain itu, saya pun mendapat makanan gratis dan tumpangan gratis sampai rumah, tanpa harus bersusah payah mengkhawatirkan keadaan motor yang bisa mogok dimana saja.

Yap. Setiap peristiwa selalu ada hikmahnya. Berilah makna setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup, resapi maknanya. Selalu ada sesuatu yang tersembunyi yang semakin menunjukan semakin besar kuasa-Nya.

August 20, 2010

Training Magang (tulisan paling gak penting)

Di awal liburan semester genap yang berdurasi 90 hari saya iseng-iseng melamar kerja magang yang infonya sama dapat dari milist jurusan sebelah jurusan saya di kampus. Kalau dilihat dari judul kerjanya sepertinya mudah, dalam pikiran saya paling kerjanya hanya mengentry data lalu mengolah-olah dengan Ms. Excel. Sebulan kemudian, setelah melewati serangkaian tes dan wawancara, saya diterima kerja magang. Sebelum bekerja saya diberi training dahulu.

Tanggal 18 Agustus saya memulai training pertama saya. Hari itu hanya dijelaskan sekilas tentang apa kerjaan saya selama magang ini. Dari sini saya tahu, ternyata kerjanya bukan cuma sekedar mengentry data dan mengolahnya dengan Ms. Excel. Pokoknya tidak sederhana. Saya seperti sedang kuliah lintas jurusan dengan jurusan sebelah. Teknik Elektro.

Mau menjelaskan lebih jauh susah. Karena kerjanya menggunakan tools khusus yang tidak semua orang punya. Hehehe…

Satu lagi pengalaman pribadi yang menarik. Saya baru sadar, berkendara di Jakarta pagi hari itu aneh. Hari pertama training saya berangkat dari kampus jam 6.20 sampai di tempat training di kawasan Senopati jam 8.15. Hari kedua saya berangkat jam 6.30 lalu saya tiba jam 7.53. Hari ketiga saya berangkat jam 6.45 lalu saya tiba jam 7.53. Hahahaha…. 😀

Sekian… Gak penting…

August 19, 2010

“Kersos”

Setiap tahun di awal bulan Juni, kampus saya selalu mengadakan satu acara bernama “Kersos”. Apa itu Kersos?? Kersos adalah singkatan dari kerja sosial. Karena yang mengadakan adalah anak-anak dari Fakultas Teknik, maka pekerjaan sosial yang kami lakukan kebanyakan adalah membangun dan memperbaiki fasilitas fisik di suatu desa yang bisa dikatakan terpencil yang dirasa kurang layak dan tidak ada.

read more »

August 4, 2010

Jadi penerima tamu

Saya lupa kapan tepatnya, di sekitar bulan Juli kemarin saya dan beberapa teman diajak menjadi penerima tamu untuk acara peresmian dibukanya Indonesia – Korea Casting Center di jurusan saya.

Acaranya formal banget. Yang datang juga bukan orang-orang sembarangan. Tamu yang datang adalah delegasi dari perusahaan manufaktur, instansi pemerintah yang terkait dan profesor yang di universitasnya ada jurusan Metalurgi.

read more »

August 4, 2010

Jalan-jalan ke Japan Foundation

Bulan Juli kemarin ada ujian tingkat kemampuan bahasa jepang. Tingkatannya ada lima. N5 yang paling rendah.Disusul N4 yang sedikit lebih susah. N3 susah. N2 makin susah. N1 luar biasa susah sampai-sampai yang ikut kebanyakan memang sudah pernah tinggal di Jepang dulu.

Saya sendiri dan beberapa teman sedang belajar bahasa Jepang sama teman saya. Dia juga menyarankan kami semua untuk ikut ujian level N5 bulan Desember. Ya kita sih mau-mau aja. Lumayan punya serifikat bahasa Jepang. Walaupun yang paling rendah. 😀

Berhubung kebanyakan belum pernah ke Japan Foundation, liburan kali ini kita putuskan untuk jalan ke sana terus Plangi (Plaza Semanggi), nonton. Hari senin, kami pergi jalan-jalan dengan transportasi kesayangan, kereta api dan bus transjakarta.

Jam 11 sudah kumpul di stasiun UI. Lima orang yang ikut dari yang seharusnya sepuluh orang. Ada Deni, Aqil, Dea, Galuh (sepupu Dea) dan saya sendiri. Malas umpel-umpelan naik ekonomi biasa, kita putusin naik ekonomi AC. Hampir satu jam kami menunggu akhirnya kereta datang. Kereta membawa kami sampai stasiun Kota. Dari Kota, kami menuju Sudirman naik Transjakarta turun di depan Ratu Plaza. Jalan sedikit kami sampai di Gedung Summitmas I. Di lantai 2 gedung inilah Japan Foundation terletak.

Di sana kami cuma main ke perpustakaannya saja. Senang. Akhirnya bisa baca buku-buku berbahasa Jepang. Berhubung banyak kanji yang saya belum tahu dan saya lupa, yang saya baca hanya buku cerita anak yang tertulis dalam hiragana dan katakana.

read more »