Archive for July, 2010

July 31, 2010

Bulutangkis. Forjur. Jalan.

Tulis. Nggak. Tulis. Nggak. Tulis. Nggak. Tulis….. Nggak…. Tulis…. Oke saya tulis.

Saya mau agak sedikit curhat. lho bukannya selama ini sudah sering curhat ya? Lanjutlah. Ceritanya lagi liburan panjang nih. Liburan semester genap tiga bulan, dua bulan saya habiskan dengan ikutan SP. Apaan tuh? Semester pendek dong. Cuma diadain di saat liburan. Masih sisa satu bulan, mulai deh disibukan dengan urusan pembinaan maba a.k.a mahasiswa baru. Ceritanya sudah jadi senior nih. Punya junior dua angkatan. Ahay… Saya kebagian isi satu bagian dalam rangkaian acara pembinaan. Maka dari itu saya merasa sangat wajib kudu mesti datang ke rapat mengenai pembinaan ini. Biar dapat pencerdasan. Salah satu kata yang gue nggak suka nih tapi tanpa sadar suka gue pakai. Kenapa nggak pakai kata menambah wawasan ya?

Datanglah saya jam 1 siang ke gor bulutangkis. Lho..lho..lho…katanya mau rapat. Kenapa ke GOR? Rapat di GOR gitu? Jelas bukan jawabannya. Saya mau cerita setelah sekian lama akhirnya main bulutangkis lagi :D. Yup, walaupun cuma satu jam, walaupun cuma berlima orang, walaupun saya cuma wanita sendiri, walaupun saya ke-gap seorang dari salah satu kelompok yang sedang saya hindari, main bulutangkis hari itu cukup mengasyikan. Benar-benar melepas kerinduan saya pada raket bulutangkis. Yaelah, berasa atlet jago aja. Kalau saya main jam 1 siang dan main cuma 1 jam artinya saya pulang jam 2 siang. Langsung saya mengungsi ke kosan teman saya. Lho kok ngungsi? Rapatnya kapaaaaan? Rapatnya sore. Saya mau ngadem dulu di kosan teman saya.

Sampai di kosan teman, sebut saja Trisa, kita langsung cerita ini itu, biar nggak terlalu kangen karena si Trisa ini mau mudik. Kita juga rencanain jalan-jalan dengan 4-5 orang teman jam 6.30 sore, rencanya mau nonton Inception. Telat abis baru mau nonton. Jam 4 sore, puas ngobrol-ngobrol saya dan seorang teman yang lain, sebut saja Maria, pergi ke kampus. Langsung menuju selasar jurusan. Rapat diadakan disana. Sebenarnya sih kurang tepat kalau dibilang rapat. Itu namanya acara forjur (forum jurusan).

Memang dasar darah daging Indonesia, mulai rapatnya ngaret luar biasa. Dijadwal mulai jam 4, tetapi nyatanya baru mulai jam 5 lewat. Singkat cerita, mulailah forum itu. Jam 6 saya dan Maria seharusnya sudah cabut dari forum malah tertahan karena nggak enak lagi mulai sesi tanya jawab. Tapi karena sesi tanya jawab nggak juga selesai akhirnya saya berdua cabut. Jangan ditiru ya. Nakal sekali ini! Jadi apa yang didapat dari forjur sore itu?? Jujur, saya tidak terlalu mengerti. Seperti masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Tapi saya masih menangkap hal-hal penting yang hendak disampaikan forjur ini. Jadi, sekian tentang forjur.

read more »

Advertisements
July 28, 2010

Pengalaman Wawancara

Beberapa waktu lalu saya dikirimi email kerja magang di suatu perusahaan provider telepon seluler. Pekerjaannya menuntut nggak mudik saat lebaran. Cocok nih. Kebetulan tahun ini keluarga nggak rencana mudik lebaran, setelah dapat izin orang tua saya pun mengirim CV saya ke alamat email yang dituju.

Selang beberapa hari kemudian, saya mendapat telepon dari nomor tak dikenal. Agak malas angkat, tapi malas-malasan saya angkat juga tuh telepon. Ternyata itu telepon dari orang yang saya kirimi CV. Dia mengabari saya untuk datang interview esok harinya. Senang bukan kepalang, tetapi saya bingung di hari yang sama saya ada seminar. Tapi kesempatan magang tidak datang dua kali, akhirnya saya dahulukan magang ini. Saking excited-nya, saya sampai lupa menanyakan dokumen apa saja yang harus saya bawa. Maklum, pengalaman pertama. ūüėÄ

Keesokan harinya saya berangkat dari rumah dengan langkah pasti dan dengan penuh percaya diri. Segala hal yang mungkin dibutuhkan sudah saya siapkan dari semalam. Saya pergi naik kereta dari Depok dengan kereta ekspres lalu naik Kopaja, setelah jalan kaki dengan jarak yang sangat jauh saya sampai di tempat interview. Fiuuuuuhhh….

read more »

July 28, 2010

Kegagalan ‘Kudeta’

Alkisah ujian akhir semester semakin dekat, tetapi paling tidak ada sekelompok mahasiswa yang masih sibuk dengan urusan masing-masing diluar urusan mempersiapkan diri menghadapi ujian. Poster-poster selamat menempuh ujian sudah banyak terpasang diseantero kampus bahkan ada juga yang menampilkan slogan

“Saya lebih baik kalah dari pada menang dengan cara tidak terhormat”

Tujuan semua itu dipasang hanya satu, memacu semangat belajar mahasiswanya supaya nilainya bagus dan tidak mencontek. Tapi apa mau dikata, urusan kemahasiswaan, kepanitiaan dan lain sebagainya saat menjelang ujian juga tidak bisa dikesampingkan.

Sudah masuk minggu UAS. Sekelompok mahasiswa ini memutuskan untuk belajar bersama di satu tempat kos hingga lewat tengah malam, belajar bersama berusaha memahami materi-materi yang akan diujikan. Minggu pertama telah dilewati. Kami berhasil mengkudeta sang Raja, Kanjeng Paduka Soetomo. Sang raja terkenal memberikan soal-soal aneh bin ajaib hingga kami kerap menjulukinya “manusia dewa” dan yang bisa memahaminya dengan baik hanya seorang, dialah yang kami sebut sebagai “manusia setengah dewa”.

Masuk minggu kedua. Ada satu mata kuliah yang sebetulnya tidak susah kalau rajin mengikuti kuliah dan membaca bukunya dengan seksama. Masalahnya, kuliahnya sungguh membosankan, bahkan si manusia setengah dewa pun kadang terlihat tak acuh, apalagi kalau harus membaca bukunya, bahasa inggrisnya sulit dipahami. Masalah lain adalah mahasiswa yang berotak cerdas di kelompok ini sudah mengambil mata kuliah ini dan mereka juga sibuk dengan ujian mata kuliah yang lain. Belajarlah kami sendiri-sendiri di rumah dan di kamar kos masing-masing.

read more »

July 25, 2010

Detik-Detik Menjelang “perang”

24 may 2010 7:34 PM

Bertapa di gunung terlarang guna mendapatkan artefak kuno…

read more »

July 25, 2010

No script, just improvisation

AdamAlwahid : Sepertinya saya sedang gundah.


Ndre                  : ada apa kiranya kisanak menjadi gundah gulana seperti ini
Farafry             : alkisah saya mendapat surat dari kerajaan, saya diminta datang untuk
menjalani¬†serangakaian ujian…

AdamAlwahid  : selasa besok hamba harus menghadap kanjeng sutomoe untuk menjadi
pasukan kerajaan.

Farafry             : kalau begitu bagaimana kalau kita berangkat bersama menuju
kerajaan..saya juga hendak mengahadap kanjeng paduka..

Ndre                 : kalo begitu saya mendoakan kalian sebagaimana prajurit raja sutomo
agar tetap selamat saat berperang

farafry              : lho, kisanak yang satu ini gak ikutan berperang?? menyerah sebelum
berjuang…pantas¬†saja bukan termasuk orang pilihan.. (LOL)

Ndre                 : saya justru berada dipihak lain. kami sedang mengumpulkan prajurit
pilihan untuk melakukan kudeta
July 22, 2010

Kereta oh Kereta…

Ceritanya berawal ketika saya mendapat keberuntungan bisa terdaftar dalam seminar nasional yang diadakan di Gedung Manggala Wanabakti. Saya bersama seorang teman, sebut saja Gica, memutuskan berangkat bareng dari kampus berdua karena transportasi memang tidak disediakan dan tidak dikoordinir karena sedang liburan, banyak yang pulang ke rumah.

Seminar diadakan dua hari. Pada hari pertama kami berdua ada keperluan penting dan mendesak yang mendadak, sehingga kami telat mengikuti seminar. Masalah transportasi di hari pertama tidak begitu merepotkan. Berangkat dari Stasiun Pondok Cina naik kereta ekspres ke kota, turun di Stasiun Sudirman lanjut naik Kopaja ke arah Blok M, turun di Senopati untuk menyelesaikan urusan pertama kami. Setelah urusan selesai kami memutuskan naik taksi supaya cepat sampai. Setelah seminar selesai pun kami tetap tidak menemukan masalah berarti. Dari gedung seminar kami jalan sebentar lalu naik mikrolet menuju Tanah Abang. Di Stasiun Tanah Abang kami turun naik kereta ekspres kembali ke Depok.

read more »

July 19, 2010

Pelayanan yang baik??

Hari ini tanggal 19 Juli, artinya hari terakhir saya untuk bayar tagihan rekening telepon rumah. Biasanya saya membayar di Bank dekat kampus. Kebetulan hari ini saya ada kuliah, jadi saya akan membayar saat kelas selesai. Sampai kampus, ternyata dosen saya terlambat. Saya memutuskan untuk membayar telepon saat itu, sambil menunggu dosen masuk.

Sampai di bank, seperti biasa, satpam bank membukakan pintu, tersenyum, lalu langsung sibuk mengobrol dengan seorang laki-laki yang duduk di posnya. Kok tumben ya?? Satpam yang berugas hari ini bukan satpam yang biasa saya lihat. Satpam yang biasanya ketika masuk, dia pasti akan menyapa saya dan menanyakan apa keperluan saya dan satpam ini akan membantu saya. Biasanya setelah mengatakan keperluan saya mau membayar tagihan telepon, dia akan mengambilkan secarik kertas di counter form-form isian penarikan atau penyetoran uang, lalu menyuruh saya menuliskan nama dan nomor telepon. Tapi, karena hari ini bank terlihat sepi, saya memutuskan untuk duduk menunggu beberapa costumer yang sudah mengantri lebih dulu selesai dengan urusannya di teller bank.

Tinggal 1 orang lagi costumer sebelum saya yang masih menunggu saat dua orang bapak-bapak masuk dan langsung ke teller menyerahkan kertas tagihan mereka. Sial. Alamat saya keduluan nih… Dan benar, kedua bapak ini langsung dipanggil namanya dan selesailah urusan mereka. Mau tahu apa yang saya lakukan selanjutnya?? Saya pandangin si satpam. Satpam yang biasanya sangat hapal urutan orang yang masuk dan akan bilang ke teller kalau tiba giliran saya. Hueeee…. Setelah urusan saya selesai, saya keluar dan mendapati si satpam ada di luar ruangan bank dan sedang mengobrol dengan satpam gedung tempat bank tersebut berada. Ya ampun.

Saya akui saya memang kurang inisiatif. Tetapi saya pikir perilaku satpam ini tidak seperti yang seharunya dia lakukan. Saya biasa pergi ke beberapa bank dan saya selalu senang dengan perilaku satpamnya. Jujur, cara ini berhasil membuat saya senang datang ke bank. Alangkah baiknya, pelayanan yang baik kepada costumer diberikan oleh semua karyawan suatu jasa atau perusahaan yang bergerak dibidang apapun tanpa memandang jabatan.

July 19, 2010

Inside World Cup (Camera)

Bagi yang suka nonton pertandingan sepak bola baik liga regional seperti liga Djarum Super-nya Indonesia, English Premier Leage-nya Inggris atau liga antar negara satu benua seperti Liga Champion pasti sudah tahu bagaimana kualitas gambar yang ditangkap kamera dan kita tonton di TV di rumah masing-masing. Tiap detail pertandingan dapat kita lihat dengan baik.

read more »

July 17, 2010

Catatan Hari Ini

Hari ini bangun siang lagi. Bangun jam 6 pagi cuma untuk sholat subuh terus lanjut tidur lagi. Penyakit begadang bangun siang gara-gara nonton pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang baru saja berakhir belum juga sembuh. Jangan sampe jadi insomniaUugh…

Akhirnya saya baru benar-benar terbangun jam 7.30. Setelah mengambil hati Ibu saya karena bangun kesiangan, saya langsung connect internet, ngecek email dan main sebentar. Barulah sekitar jam 9 saya sarapan dan bersiap-siap ke kampus. Ada Seminar Dunia Kerja yang diadakan PIPTEK IM departemen jam 10.00. Lumayan topiknya, “Tips Membuat CV dan Wawancara Kerja”. Tepat jam 10.00 berangkatlah saya dari rumah dengan sepeda motor.

read more »

July 16, 2010

3 Juli Jam 7 Malam (Puisi)

Saat melihat dirimu pertama kali, sungguh aku tak tahu siapa gerangan dirimu…

Aku hanya dapat melihat kepalamu yang ditutupi benda itu…

Tapi aku tau kau sangat hebat malam itu


Hari itu, tanggal 3 Juli pukul 7 malam

Kau membuatku terpukau

Aku kagum padamu

Kau dapat melahap habis semua, tanpa kesalahan yang kau buat…


Aku sangat terpesona ketika melihat senyummu…

Kau berada di tingkat tertinggi tanpa seorang pun menghalangimu…

Catalunya menggelegar! Semua orang menyerukan namamu..

Kau tahu kenapa?

Karena kau menang dalam pertempuran jet darat malam itu….

read more »